Sleep Buddy

Sleep Buddy Logo Fa
0

Your Cart

Currently Empty: Rp0.00

Continue shopping

0

Your Cart

Currently Empty: Rp0.00

Continue shopping

Kenali Tanda Dan Cara Mengobati Alergi Kosmetik Pada Kulit
Feb 16
0 Comments

Dalam mendukung penampilan paripurna, wanita akan menggunakan berbagai produk kecantikan dan perawatan kulit yang termasuk ke dalam keluarga produk kosmetik. Dalam pemilihannya, Anda pasti akan menyesuaikan produk dengan warna dan jenis kulit. Tapi, selain itu, Anda juga harus memperhatikan keamanan dan sifat bahan dasar kosmetik karena kulit juga rentan terhadap risiko alergi kosmetik.

Pemilik jenis kulit apapun bisa terkena alergi kosmetik karena alergi ini berbeda dengan jenis masalah kulit tertentu atau penyakit kulit pada wajah. Mau kulit Anda termasuk kulit normal, kulit kering, kulit sensitif, kulit berminyak, hingga kulit kombinasi, alergi kosmetik akan merusak tampilan wajah Anda dan kepercayaan diri (self esteem) secara keseluruhan.

Percuma saja jika Anda telah memilih produk yang tepat sesuai jenis kulit tapi produk kosmetik Anda mengandung bahan alergen yang berbahaya untuk kulit. Maka dari itu, Anda perlu mengetahui ciri-ciri wajah terkena alergi kosmetik hingga cara mengatasi efek alergi dengan maksimal.

Ciri-ciri atau Tanda Alergi Kosmetik

Ciri-ciri atau Tanda Alergi Kosmetik

Seperti penjelasan pada awal artikel, alergi kosmetik tidak sama seperti masalah kondisi kulit lain yang dapat menyebabkan kulit kering, kulit dehidrasi, kulit terkelupas, atau peradangan jerawat. Sebab, alergi akibat produk kosmetik, seperti makeup dan skincare, merupakan reaksi berlebihan pada sistem imun tubuh saat kulit terpapar zat kimia kosmetik yang bersifat alergen.

Sehingga ada beberapa ciri-ciri atau tanda yang membedakan alergi dengan peradangan kulit tertentu. Anda mungkin menderita reaksi alergi terhadap produk kosmetik atau perawatan kulit jika mengalami salah satu gejala berikut.

1. Ruam kulit

Ditandai dengan kulit kemerahan, tekstur kulit lebih kasar, dan sensasi perih atau panas. Mirip seperti ruam akibat penggunaan skincare yang tidak cocok untuk jenis kulit tertentu.

2. Kulit gatal

Hampir semua kasus alergi akan menyertakan tanda gatal-gatal pada kulit. Umumnya ciri-ciri ini datang bersamaan dengan ruam kulit dan bintik-bintik kecil berwarna merah.

Baca Juga:

 

3. Breakout jerawat

Pemilik kulit berminyak yang terkena alergen produk kosmetik berisiko mengalami breakout atau munculnya komedo, bruntusan, hingga jerawat radang jalam jumlah banyak. Terkadang disertai dengan sensasi gatal dan perih.

4. Iritasi mata

Ciri-ciri ini akan terlihat ketika Anda menggunakan produk kosmetik khusus mata, seperti eyeshadow, eyeliner, atau maskara. Mata Anda akan terasa gatal, merah, berair, hingga bahkan membengkak.

5. Pembengkakan

Hal ini diakibatkan aktivitas otak yang melepaskan histamin berlebih sehingga memicu penumpukan cairan di bawah kulit. Pembengkakan bisa terjadi pada beberapa area wajah, seperti bibir, hidung, mata, dan pipi. Bahkan, pada beberapa kasus pembengkakan parah bisa terjadi di rongga mulut, lidah, dan tenggorokan yang dapat mengancam nyawa.

6. Sesak napas

Pembengkakan pada rongga mulut akibat alergi kosmetik dapat menyebabkan sesak napas atau anafilaksis. Anda juga bisa mengalami nyeri dada, suara serak, dan terengah-engah.

Penyebab Alergi Kosmetik

Sebagian besar alergen penyebab alergi kosmetik adalah zat kimia seperti pewangi dan bahan pengawet, seperti:

  • Paraben, contohnya methyl-, ethyl-, propyl-, dan parahydroxybenzoate. Senyawa ini mudah Anda jumpai pada produk makeup dan skincare, mulai dari sunscreen, krim moisturizer, makeup remover, lipstik, eyeliner, foundation, concealer, dan bedak.
  • Imidazolidinyl urea
  • Quaternium-15
  • Phenoxyethanol
  • DMDM hydantoin
  • Formaldehyde

 

Selain itu, senyawa kimia seperti lanoline dan p-phenyldiamine juga dapat meningkatkan risiko kulit terkena gejala alergi. Beberapa produk skincare seperti serum dan essence yang mengandung alpha-hydroxy acids (AHA) lebih dari 10%, asam salisilat (BHA), dan retin-A juga dapat membuat kulit Anda kemerahan, bengkak, melepuh, dan gatal-gatal.

Produk kosmetik seperti eyeliner dan lipstik juga berkemungkinan besar menyebabkan alergi karena mengandung senyawa logam, walaupun tidak dalam jumlah banyak. Anda perlu memastikan produk makeup Anda tidak mengandung senyawa logam seperti merkuri, kobalt, zinc, atau aluminium.

Baca Juga:

 

Namun, pemilik kulit berminyak bahkan mendapati dirinya alergi terhadap bahan kimia yang masih tergolong baik untuk kulit, yaitu emolien. Jenis emolien yang sering Anda jumpai pada produk skincare adalah cocoa butter, coconut butter, myristyl lactate, lanolin, isosterate, dan isopropyl palmitate. Kandungan-kandungan tersebut dapat menyebabkan kulit mudah berkomedo dan berjerawat.

Cara Mengobati Alergi Kosmetik

Jika Anda merasakan tanda-tanda gejala di atas, langkah paling pertama dalam menangani efek samping alergi kosmetik adalah dengan segera menghentikan semua produk perawatan yang Anda gunakan. Melansir dari Hello Sehat, wanita sebagai mayoritas penderita alergi kosmetik setidaknya menggunakan 7 jenis kosmetik setiap harinya. Disarankan untuk berhenti menggunakan kosmetik apapun selama 7 hari atau sampai gejala alergi hilang dan kondisi kulit membaik.

1. Penanganan Medis

Tak hanya itu, Anda perlu mengimbanginya dengan berkonsultasi dengan dokter kulit Anda. Sebab, pertolongan pertama segala jenis masalah alergi tidak boleh dilakukan secara sembarangan dan harus dokter yang mendiagnosis pengobatan alergi Anda.

Umumnya, dokter akan melakukan diagnosis awal menggunakan skin patch test atau tes tempel kulit. Gunanya untuk memastikan apa saja bahan kimia yang berisiko menjadi alergen untuk Anda.
Setelah itu, dokter akan meresepkan obat alergi kulit tertentu, yaitu:

  • Antihistamin, baik dalam bentuk obat tablet, salep, atau tetes mata
  • Antibiotik sebagai pengobatan infeksi bakteri
  • Salep hidrokortison sebagai obat steroid topikal ringan
  • Krim cetomacrogol untuk mengatasi kulit kering akibat reaksi ruam

 

2. Penanganan Mandiri di Rumah

Cara Mengobati Alergi Kosmetik Penanganan Mandiri di Rumah

Setelah mendapatkan pengobatan terbaik dari dokter kulit, Anda juga bisa membantu penyembuhan alergi agar lebih cepat dengan pengobatan mandiri di rumah. Tentu saja, Anda juga perlu mengkonsultasikannya dengan dokter untuk mendapatkan solusi terbaik sesuai kondisi kulit Anda.

Melansir berbagai sumber, berikut ini beberapa tips atau cara yang dapat mengurangi masalah alergi kosmetik Anda.

1. Kompres Dingin

Teknik pengobatan yang sangat sederhana ini cukup ampuh bagi Anda yang mengalami pembengkakan pada area wajah akibat alergi. Kompres dingin dipercaya dapat mengurangi inflamasi atau peradangan dan menenangkan kulit yang ruam dan gatal. Bahkan cara ini juga efektif meringankan masalah kesehatan lain, contohnya:

 

Lakukan hingga rasa gatal atau panas akibat ruam mereda. Anda juga bisa memanfaatkan media kompres lain, seperti kantung teh dan lidah buaya.

2. Bersihkan Tempat Tidur

Ketika kulit, khususnya kulit wajah, mengalami masalah atau terkena penyakit tertentu, kulit akan mudah terinfeksi. Baik itu oleh bakteri, virus, atau udara di tempat Anda tinggal.

Oleh sebab itu, Anda bisa mengurangi risiko dengan menjaga kebersihan tempat-tempat yang sering Anda diami, misalnya tempat kerja hingga tempat tidur Anda agar terbebas dari alergen. Mulai dari:

 

Dengan begitu, suasana kamar menjadi lebih bersih dan aman agar Anda juga dapat memenuhi kebutuhan tidur untuk mempercepat penyembuhan kulit dari alergi kosmetik. Anda jadi bisa tidur dengan jam tidur ideal 7-9 jam setiap malam sebagai upaya meningkatkan kualitas tidur.

Kamar yang bersih dan nyaman juga dapat membantu Anda mengurangi stres akibat mengalami alergi yang menjengkelkan. Walaupun begitu, bagi Anda yang kini sedang mengalami alergi kulit akibat kosmetik, Anda harus tetap semangat untuk sembuh, ya!

Baca Juga:

Avatar

Dania Lazuardi

Sleep Buddy adalah sebuah brand yang ingin menghadirkan kebahagiaan & kehangatan di setiap rumah dengan cara yang berarti .