Sleep Buddy

Sleep Buddy Logo Fa
0

Your Cart

Currently Empty: Rp0.00

Continue shopping

0

Your Cart

Currently Empty: Rp0.00

Continue shopping

Bahaya Tren Fashion Untuk Kesehatan
Dec 17
0 Comments

Seiring dengan perkembangan zaman, tren fashion pun terus mengalami perubahan. Mayoritas orang pun berbondong-bondong untuk mengikuti tren tersebut agar tidak ketinggalan zaman. Namun, tahukah Anda bahwa ada beberapa tren fashion populer yang bisa membahayakan kesehatan?

Tampil modis dengan gaya busana terkini memang seakan sudah menjadi kewajiban bagi beberapa orang. Terutama jika Anda tinggal di lingkungan perkotaan yang mayoritas penduduknya menyukai gaya busana trendy dan tampak menarik perhatian.

Akan tetapi, jangan sembarangan saat mengikuti gaya busana terkini. Sebab, beberapa fashion item yang Anda gunakan berpotensi membahayakan kesehatan tubuh Anda.

Yuk, simak apa saja yang bahaya tren fashion untuk kesehatan melalui ulasan berikut ini!

Tren Fashion yang Berbahaya untuk Kesehatan Tubuh

Hasrat untuk selalu tampil modis dan tidak ketinggalan zaman terkadang membuat kita melalaikan kesehatan karena mengesampingkan efek samping penggunaan fashion item. Sehingga, banyak orang yang seakan melupakan bahwa hal terpenting dalam memilih gaya busana adalah untuk merasa tetap nyaman dan aman.

Bahkan tak jarang, ada yang sampai rela menahan rasa sakit demi memenuhi keinginan untuk tetap tampil menarik dan menawan. Berikut ini adalah beberapa fashion item yang dapat membahayakan kesehatan Anda:

Baca Juga :

 

1. Menggunakan Sepatu Hak Tinggi atau High Heels

tren fashion high heels

Bagi wanita, high heels seolah telah menjadi teman sehari-hari. Keinginan untuk tampil dengan kaki yang tampak lebih jenjang serta menunjang tinggi badan seolah membuat kaum hawa mengabaikan efek samping dari penggunaan high heels.

Sebab, penggunaan sepatu hak tinggi secara terus-menerus dapat mengakibatkan beberapa kondisi seperti berikut:

  • Dapat menyebabkan keseleo, keretakan tulang, dan ligamen robek jika tidak dapat menyeimbangkan tubuh saat menggunakan sepatu hak tinggi.
  • Menyebabkan terjadinya bunion, yaitu kondisi tulang menonjol pada sendi di bawah jempol kaki. Ini merupakan akibat dari menggunakan sepatu hak tinggi yang membuat berat badan seakan menumpu pada jari-jari kaki.
  • Menyebabkan ketidakseimbangan ligamen dan otot. Biasanya, ini terjadi di sekitar sendi jari kaki. Bahkan dapat pula membuat sendiri tengah jari kaki mengalami bengkok.
  • Menyebabkan kapalan pada jari kaki dan cantengan, yakni kondisi di mana kuku kaki tumbuh ke dalam karena menggunakan sepatu hak tinggi yang membuat jari kaki terjepit.

 

2. Menggunakan Pakaian yang Terlalu Ketat

tren fashion pakaian ketat

Pakaian ketat memang dapat menonjolkan bentuk tubuh dan memberi kesan tampak lebih tinggi atau langsing. Misalnya dengan menggunakan skinny jeans yang mencetak bentuk kaki.

Kendati demikian, penggunaan pakaian ketat ini rupanya juga menyebabkan risiko kesehatan yang tak main-main. Di antaranya adalah:

  • Menggunakan skinny jeans atau celana ketat bisa menyebabkan meralgia paraesthetica. Yaitu kondisi saat saraf tertekan atau mengalami iritasi. Hal ini bisa menyebabkan bagian paha terasa nyeri, atau bahkan mati rasa.
  • Bisa meningkatkan risiko dispermia pada laki-laki. Dispermia sendiri merupakan kondisi di mana jumlah dan bentuk sperma tidak normal karena testis yang terlalu panas. Kondisi ini terjadi karena testis yang terhimpit ketatnya celana.
  • Dapat menyebabkan terjadinya peradangan pada folikel rambut (folikulitis). Kondisi ini terjadi akibat gesekan antara pakaian dan kulit karena penggunaan pakaian yang terlalu ketat.
  • Menyebabkan rasa sakit pada ulu hati akibat meningkatnya produksi asam lambung. Ini terjadi karena pakaian ketat akan membuat keleluasaan lambung menjadi berkurang.
  • Dapat menyebabkan keluhan nyeri punggung karena kesulitan bergerak dengan leluasa. Sebab, pakaian ketat akan mengganggu aktivitas dan kenyamanan Anda saat duduk, membungkuk, atau berjalan.

Baca Juga :

 

3. Menggunakan Tas Selempang, Tas Jinjing, atau Tas Tangan

tren fashion tas

Tas memang seakan menjadi salah satu fashion item yang wajib dibawa ke manapun, terutama oleh kaum hawa. Selain dapat berfungsi untuk membawa barang, tas juga akan menunjang penampilan menjadi lebih modis.

Namun, tahukah Anda bahwa ketiga jenis tas tersebut justru bisa memberikan dampak buruk untuk kesehatan? Hal ini terjadi sebab penggunaan ketiga tas tersebut akan menitikberatkan beban pada satu sisi tubuh.

Berikut ini adalah beberapa dampak negatif penggunaan tas untuk kesehatan:

  • Bisa berisiko menyebabkan otot bahu cedera jika Anda menggunakan tas dengan tali yang terlalu tipis atau terbuat dari bahan yang keras. Kemungkinan ini bisa terjadi apabila Anda membawa barang yang terlalu berat.
  • Dapat menyebabkan otot menjadi tegang akibat terlalu banyak tekanan pada otot trapezius di satu sisi bahu. Kondisi ini biasanya akan mengakibatkan rasa sakit yang menjalar hingga ke kepala, terutama pada sisi tubuh yang sedang membawa tas.
  • Penggunaan dalam waktu lama bisa berpotensi menyebabkan tulang belakang melengkung serta sakit punggung. Hal ini terjadi karena penggunaan tas hanya menitikberatkan pada satu sisi tubuh.

 

Cara Mengatasi Efek Samping Tren Fashion untuk Kesehatan

Untuk mengatasi efek samping dari tren fashion yang berbahaya untuk kesehatan, Anda bisa melakukan langkah berikut ini:

  • Istirahatkan kaki setelah berdiri terlalu lama menggunakan sepatu hak tinggi. Upayakan untuk melepas sepatu saat Anda duduk, atau menggunakan alas kaki datar sebagai gantinya.
  • Pilih pakaian dengan bahan katun yang dapat menyerap jika Anda ingin menggunakan pakaian yang ketat.
  • Usahakan jangan terlalu lama menggunakan pakaian ketat dan segeralah menggantinya dengan pakaian yang lebih longgar jika Anda berada di rumah.
  • Gunakan tas dengan tali yang tebal dan lembut untuk menghindari tekanan pada satu sisi tubuh secara berlebihan.
  • Anda juga bisa memindahkan tas bergantian dari bahu lain. Selain itu, hindarilah membawa barang yang terlalu banyak atau berat.
  • Jika ingin meminimalkan risiko, Anda juga bisa menggunakan tas punggung atau ransel agar beban tas tidak menitikberatkan pada satu sisi tubuh.

Demikian adalah ulasan mengenai bahaya yang bisa ditimbulkan tren fashion untuk kesehatan. Mengikuti perkembangan mode memang perlu, akan tetapi jangan sampai mengesampingkan kenyamanan Anda agar tidak ada dampak buruk kesehatan yang mengintai.

Baca Juga :

Avatar

Nissa Sleepbuddy

Sleep Buddy Merk Lokal, Kualitas Internasional sejak 2009, Rasakan pengalaman tidur yang berbeda dari sprei lembut dan tahan lama.