Sleep Buddy

Sleep Buddy Logo Fa
0

Your Cart

Currently Empty: Rp0.00

Continue shopping

0

Your Cart

Currently Empty: Rp0.00

Continue shopping

Mimpi Buruk Setelah Tidur Pagi
Dec 10
0 Comments

Apakah Anda pernah mengalami mimpi buruk setelah tidur pagi hari? Jika iya, maka Anda tidak perlu khawatir karena kondisi tersebut merupakan hal yang lumrah.

Menurut penelitian, mayoritas orang yang tidur lagi setelah terbangun pada pagi hari akan berisiko mengalami mimpi buruk daripada mereka yang langsung beraktivitas.

Lantas, apa yang menyebabkan kondisi tersebut?

Mimpi Buruk Setelah Tidur Pagi

Pada dasarnya, mimpi bersifat sulit diprediksi dan acak. Akan tetapi, pada beberapa kondisi tertentu mimpi buruk akan lebih mungkin terjadi. Salah satunya adalah saat seseorang kembali tidur setelah bangun pada pagi hari.

Hal ini erat kaitannya dengan fase tidur yang belum sempurna. Tidur sendiri terdiri atas 2 fase, yakni NREM (Non-rapid Eye movement) dan REM (Rapid Eye Movement). Pada umumnya, mimpi akan terjadi pada fase REM.

Biasanya, mimpi akan terjadi di 2 jam terakhir ketika tidur. Ini merupakan fase tidur di mana tubuh akan mulai mengistirahatkan organ dan bersiap memasuki fase tidur dalam.

Namun, saat Anda tidur pada pagi hari setelah sempat terbangun, maka artinya sama saja tidur dalam kondisi begadang. Hal ini membuat fase tidur menjadi terganggu. Sehingga, fase mimpi akan terasa lebih intens akibat waktu tidur yang lebih pendek.

Inilah kenapa, orang yang sering tidur pagi atau kembali tidur selepas waktu subuh kerap mengalami mimpi buruk.

Penyebab Mimpi Buruk

penyebab mimpi buruk

Mimpi buruk sejatinya bukanlah kondisi yang perlu untuk khawatirkan. Kendati demikian, jika hal ini terjadi secara terus-menerus, maka akan memberikan efek negatif untuk kualitas hidup Anda.

Berikut ini adalah beberapa kondisi yang bisa meningkatkan risiko mimpi buruk :

1. Tingkat Stres yang Tinggi

Stres memang menjadi salah satu penyebab munculnya berbagai masalah kesehatan. Salah satunya adalah dapat memicu terjadinya mimpi buruk.

Sebab, pikiran yang kalut akibat perasaan sedih atau situasi yang menimbulkan kekhawatiran akan membuat otak Anda terus bekerja, bahkan saat tertidur. Inilah kenapa stres menjadi salah satu penyebab terjadinya mimpi buruk.

2. Penggunaan Obat-Obatan

Berdasarkan studi, ada sejumlah obat-obatan yang bisa memicu seseorang untuk mengalami mimpi buruk. Di antaranya adalah obat tekanan darah tinggi, anti depresan, hingga obat untuk mengatasi penyakit parkinson.

Selain obat-obatan tersebut, beberapa obat resep dokter juga bisa memberikan efek samping mimpi buruk. Biasanya, obat tersebut merupakan obat yang dapat mempengaruhi sistem saraf manusia.

Baca Juga :

 

3. Mengonsumsi Alkohol

Tahukah Anda bahwa konsumsi alkohol dalam jumlah yang tinggi dapat mempengaruhi fungsi otak?

Bukan cuma itu saja. Mengonsumsi alkohol sebelum tidur juga akan meningkatkan risiko mimpi buruk. Sebab, mengonsumsi alkohol secara berlebihan akan membuat Anda langsung melompat pada fase tidur REM.

Hal ini mengakibatkan kebutuhan tidur Anda menjadi terganggu dan mengacaukan aktivitas otak, termasuk menyebabkan mimpi buruk.

4. Gangguan Mental

Kondisi kesehatan mental yang terganggu akan memberikan dampak negatif pada suasana hati, selera makan, tingkat konsentrasi, hingga pola tidur penderitanya.

Misalnya saja gangguan depresi, gangguan kecemasan, gangguan bipolar, serta gangguan skizofrenia. Hal ini akan mengakibatkan pikiran Anda menjadi terbebani sepanjang waktu, termasuk ketika sedang tertidur dan mengakibatkan terjadinya mimpi buruk.

5. Pola Tidur yang Berantakan

Apakah Anda pernah begadang atau bekerja lembur hingga mengorbankan waktu tidur ideal? Jika iya, seberapa sering frekuensi Anda mengalami mimpi buruk?

Studi menunjukkan bahwa pola tidur yang berantakan merupakan salah satu penyebab terjadinya mimpi buruk. Misalnya, Anda terlalu sering bekerja hingga larut dan kemudian baru tidur pada pagi hari.

Padahal, faktanya ada banyak sekali bahaya tidur pagi hari untuk kesehatan. Selain memicu meningkatnya berbagai macam penyakit berbahaya akibat sulit tidur, dampak lainnya adalah menyebabkan terjadinya mimpi buruk.

Cara Mengatasi Mimpi Buruk Setelah Tidur Pagi

cara mengatasi mimpi buruk

Saat Anda terbangun karena mimpi buruk, mungkin Anda merasa takut dan tidak tahu apa yang harus Anda lakukan. Rasa takut dan panik saat terbangun justru dapat membuat perasaan Anda lebih buruk. Akibatnya, kondisi akan semakin sulit Anda kendalikan.

Oleh sebab itu, cobalah beberapa tips berikut ini untuk mengatasi mimpi buruk :

1. Mengurangi Stres

Sebagaimana penjelasan di atas, stres merupakan salah satu pemicu terjadinya mimpi buruk. Dengan demikian, maka mengurangi stres menjadi cara ampuh yang bisa Anda coba untuk mengatasinya.

Ada banyak cara untuk menghilangkan stres yang bisa Anda lakukan. Misalnya meditasi, menerapkan terapi relaksasi sebelum tidur, olahraga secara rutin, atau meletakkan benda-benda untuk relaksasi yang ampuh usir stres di sekitar Anda.

Baca Juga :

 

2. Mengatur Pola Tidur

Pola tidur yang teratur dapat mengatasi buruk. Maka dari itu, cobalah untuk mulai mengatur pola tidur Anda dan konsisten menerapkannya.

Tidur dengan pola yang teratur akan membantu otak untuk menyesuaikan jam istirahat bagi tubuh. Sehingga, kebutuhan tidur dapat terpenuhi.

Bagi Anda yang kesulitan untuk menerapkan pola tidur, cobalah untuk mulai melakukan sleep hygiene atau pola tidur bifasik yang efektif membantu Anda memenuhi waktu tidur ideal.

3. Hindari Pikiran Negatif Sebelum Tidur

Anda bisa mencoba menghindari hal-hal yang membuat cemas sebelum tidur. Seperti menghindari benda penyebab sulit tidur, menghindari melihat email atau berita kurang menyenangkan selama satu jam sebelum tidur, serta menghindari menonton film atau tayangan horor yang bisa menghantui Anda.

4. Hindari Lelah Berlebihan

Risiko mimpi buruk akan lebih tinggi jika tubuh dalam kondisi lelah.

Selain itu, terlalu lelah bisa membuat Anda kurang nyaman saat tidur. Badan terasa pegal atau lemas sebelum tidur malah bisa membuat Anda tidak nyaman saat tidur.

5. Buatlah Kamar yang Nyaman

Kamar yang nyaman bisa membuat Anda mendapatkan kualitas tidur yang Anda inginkan. Kenyamanan kamar juga bisa menjadi kunci agar tidur Anda terhindar dari mimpi buruk.

Anda bisa mencoba untuk mendekorasi ulang kamar. Cobalah ide desain kamar sesuai kepribadian agar kamar Anda terasa makin nyaman. Atau Anda juga bisa mencoba memilih sprei yang bagus untuk desain kamar tidur Anda, atau menambahkan lampu tidur agar istirahat semakin nyenyak.

Namun perlu diingat bahwa selain dekorasi, kamar akan semakin terasa sempurna jika Anda dapat beristirahat dengan tenang dan berkualitas. Maka dari itu, pilihlah sprei dan bedcover dengan bahan terbaik yang nyaman digunakan.

Sleep Buddy menjadi pilihan tepat bagi Anda yang menginginkan sprei dan bedcover berkualitas. Untuk mendapatkan produk Sleep Buddy, Anda dapat mengunjungi marketplace favorit seperti Tokopedia, Shopee, Blibli, atau toko bedcover terdekat.

Demikian adalah ulasan tentang mimpi buruk pada pagi hari, penyebab, dan cara mengatasinya. Jika Anda merasa kesulitan mengatasi mimpi buruk, cobalah untuk berkonsultasi dengan dokter. Bisa saja kondisi tersebut terjadi akibat adanya trauma psikologis atau penyakit mental.

Langkah bijak untuk mengatasinya memang harus konsultasi dokter. Pasalnya, mimpi buruk yang terus menerus akan merusak kualitas tidur. Efeknya nanti dapat berdampak buruk pada banyak hal, mulai dari prestasi di sekolah, pekerjaan, atau bahkan berdampak buruk untuk kesehatan.

Baca Juga :

Avatar

Nissa Sleepbuddy

Sleep Buddy Merk Lokal, Kualitas Internasional sejak 2009, Rasakan pengalaman tidur yang berbeda dari sprei lembut dan tahan lama.